Setelah panjang dan berputar-putar ga jelas, terselamatkan oleh om gugel yang banyak ngungkap rahasia internet
Base System Device adalah perangkat yang terintegrasi dengan mesin (baca: mainboard). Urutan penginstalan driver untuk perangkat keras juga ga bisa semrawut se-enak jidad kita masing-masing. Kesalahan gw kemaren adalah menginstal sesuai kebutuhan, padahal yang diperlukan mesin adalah penginstalan sesuai aturan. Satu kesalahan fatal yang bikin kepala nyut-nyutan.
Setelah baca sana-sini, gw akhirnya menyadari bahwa Base System Device yang ga dikenali ini adalah CardReader gw yang sudah terintegrasi (built in) ke laptop gw, So, karna dah tau perangkat keras itu apa, gw akhirnya memutuskan untuk mencek vendor apakah yang direkomendasikan Acer dalam CD yang disertakan mereka. Habis gw buka CDnya (Compact Disk, bukan Celana Dalam), gw liat ternyata vendor yang dipakai cuma 1, oke sudah, artinya Skak Mat!
Driver itu adalah keluaran JMicron, Oia, mohon dicatat bahwa laptop Acer gw adalah seri Aspire 4736G dan garansi distributor bukan garansi resmi (baca: bukan di import oleh Acer Indonesia). Jadi ada kemungkinan perangkat keras yang ditanam berbeda. Drivernya bisa di download di situsnya resminya <<klikme>>
Urutan penginstalan driver setelah fresh install Windows adalah seperti ini:
- Instal Chipset
- Instal Audio
- Instal VGA
- Instal Modem
- Instal Wireless LAN
- Instal LAN
- Instal TouchPad
- Instal CardReader (Kalo terintegrasi)
- Instal Bluetooth (Kalo terintegrasi)
- Instal Camera (Kalo terintegrasi)
- Instal Fingerprint (Kalo terintegrasi)
Kalo udah beres, semua dijamin berjalan sesuai dengan yang semestinya. Ingat, tiap perangkat keras mempunyai drivernya masing-masing, kecuali general device yang bisa di-instal-in driver dari vendor apa aja. Jadi ada baiknya cocokin atau sesuaikan dengan vendor rekomendasi dari Manufaktur laptop kita (Bisa dilihat di CD bawaan).
Akhirnya, hilang sudah pesan annoying ini










Mantab brow langsung cesssss pleeeeng..
Thx brow…
Terimakasih atas pencerahanya mas bro…